RUMAH SAKIT AZRA
Raih Akreditasi Tingkat Paripurna 15 Elemen Penilaian Versi 2012

Berdasarkan surat keputusan tertanggal 09 Februari 2017 dengan nomor surat: KARS-SERT/611/II/2017, Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyatakan bahwa Rumah Sakit Azra telah berhasil mencapai peringkat tertinggi akreditasi, yaitu Paripurna. Akreditasi ini didapatkan setelah kunjungan penilaian dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan RI pada tanggal 24 – 26 Januari 2017 lalu.

Akreditasi Rumah Sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit pada manajemen rumah sakit, karena telah memenuhi standar yang ditetapkan. Terdapat empat tingkatan akreditasi yang ditetapkan KARS berdasarkan sistem akreditasi versi 2012, yakni tingkat Dasar, Madya, Utama dan Paripurna. Untuk mencapai tingkat Paripurna, suatu rumah sakit harus lulus penilaian 15 program kerja dengan nilai rata-rata minimal 80%, yaitu kelompok standar pelayanan berfokus pada pasien, kelompok standar manajemen rumah sakit, sasaran keselamatan pasien rumah sakit dan sasaran milenium development goals.

Tujuan akreditasi adalah meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan pelayanan yang berstandar internasional, diantaranya rumah sakit lebih menghormati hak-hak pasien dan melibatkannya dalam proses perawatan sebagai mitra. Selain itu dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit telah melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan berdasarkan keselamatan pasien.

Dengan terakreditasi tingkat Paripurna, mengartikan bahwa Rumah Sakit Azra telah memberikan pelayanan sesuai standar yang ditentukan sehingga dapat memberikan pelayanan medik prima yang berorientasi pada patient safety, fokus terhadap kebutuhan pasien, efektif dan kompetitif, menyediakan layanan baru sesuai perkembangan IPTEK demi menciptakan kepuasan bagi masyarakat.

Bagi Rumah Sakit Azra keberhasilan meraih akreditasi nasional dengan lulus Paripurna ini bukanlah akhir, namun merupakan upaya peningkatan kualitas secara terus menerus (Continous Quality Improvement). Setiap peluang untuk melakukan perbaikan akan dilakukan oleh Rumah Sakit Azra demi meningkatkan mutu layanan dan demi keselamatan pasien di Rumah Sakit Azra.

Memasuki era globalisasi dan persaingan pasar bebas, Rumah Sakit Azra melakukan pembenahan dan perbaikan mutu dalam segala bidang, salah satunya peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui Akreditasi Rumah Sakit. Akreditasi RS versi 2012 terdapat 15 bab / kelompok kerja (Pokja), 323 standar dan 1218 elemen penilaian (EP). Pokja tersebut Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Sasaran Mellenium Development Goals (MDGS), Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK), Asesmen Pasien (AP), Pelayanan Pasien (PP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Manajemen Penggunaan Obat (MPO), Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola Kepemimpinan dan Pengarahan (TKP) dan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).

Selain persiapan data yang sudah dilakukan guna mewujudkan akreditasi paripurna, maka diperlukan persiapan bimbingan dan survei simulasi yang dilakukan Tim pembimbing KARS yang sudah melakukan bimbingan di beberapa rumah sakit yang lulus akreditasi KARS versi 2012 secara paripurna.

Untuk bimbingan akreditasi yang dilaksanakan pada tanggal 2 & 3 November 2016 dengan tim pembimbing dr. Nurul Ainy Sidik, MARS, dr. Nina Sekartina, MHA. Serta survei simulasi yang dilaksanakan pada tanggal 6,7,8 September 2016 dengan tim survey KARS Ibu Lannasari, S.Kp.M.kep, dr.Riyanti Pangesti, MHA dan dr.Hermien W. Moeryono, SpA.MARS.

Bimbingan dan Survei Simulasi ini berfungsi untuk mengetahui kekurangan rumah sakit guna mencapai pelayanan yang paripurna. Ada perbedaan antara akreditasi yang sebelumnya sudah dilakukan rumah sakit dengan akreditasi KARS versi 2012. Oleh karena itu pembimbing akan melakukan wawancara langsung ke instalasi / unit dan juga melakukan telusur, guna mengetahui keadaan dilapangan. Dengan mengetahui kekurangan yang ada di rumah sakit maka kedepannya bisa dilakukan perbaikan kekurangan tersebut, sehingga rumah sakit bisa menuju pelayanan yang paripurna kepada pasien.

Media Relation Rumah Sakit Azra 2017