NYERI PERUT, KENAPA YA?

 

Oleh :

dr Sani Sundana, SpB.,FinaCS

Dokter Spesialis Bedah Rumah Sakit Azra Bogor

 

 

Nyeri didaerah perut merupakan salah satu keluhan yang paling sering menyebabkan seseorang berobat baik ke dokter praktek ataupun ke instalasi gawat darurat. Sebetulnya penyebab sakit perut sangat bervariasi tetapi secara umum dapat dibedakan menjadi 2 yaitu perut yang memerlukan tindakan pembedahan dan yang tidak memerlukan pembedahan. Dari berat ringannya keluhan nyeri perut dapat bervariasi dari yang sangat ringan hingga keadaan akut yang sangat berat. Rasa nyeri biasanya tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh beberapa penyakit/kelainan. Seringkali rasa nyeri berhubungan langsung dengan organ didalam perut yang terkena kelainan, tetapi pada saat awal keluhan biasanya rasa nyeri tidak tepat berada dilokasi organ yang terkena.

 

Penanganan nyeri perut tidaklah mudah karena sangat bervariasi baik dari sifat keluhan ataupun penyebabnya. Oleh karena itu sangat penting bagi penderita untuk dapat mendeskripsikan rasa nyeri yang dialaminya kepada tenaga kesehatan secara tepat sehingga akan membantu dalam menegakkan diagnosa yang akurat. Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh penderita untuk mempermudah dokter menemukan penyebab sakitnya, yaitu :

 

  • Sejak kapan nyeri timbul?
  • Apa yang sedang dilakukan pada saat itu?
  • Kondisi tubuh dalam beberapa hari terakhir.
  • Apakah rasa nyeri bertambah bila anda bergerak?
  • Apakah nyeri bertambah pada saat batuk?
  • Apakah disertai muntah?
  • Buang air besar lancar?
  • Disertai demam?
  • Lokasi nyeri, dan apakah nyeri tersebut menjalar?
  • Apakah pernah menjalani operasi?
  • Apakah sedang hamil?

 

Berdasarkan lokasi nyeri yang timbul biasanya dapat diperkirakan organ didalam perut yang menderita kelainan, pembagiannya sebagai berikut :

 

  1. Nyeri perut kanan atas : kantung empedu, hati, duodenum, pancreas, usus besar, paru-paru.
  2. Nyeri ulu hati : lambung, pancreas, duodenum, paru – paru atau usus besar.
  3. Nyeri perut kiri atas : limpa, usus besar, ginjal, pancreas atau paru – paru.
  4. Nyeri perut kanan bawah : usus buntu, ovarium, usus besar, usus halus atau saluran kencing.
  5. Nyeri perut kiri bawah : usus besar, ovarium atau ureter.
  6. Nyeri perut dibawah pusar : kantung kencing, rahim atau usus halus.

 

Walaupun demikian masih mungkin terjadi penyebab lain selain dari yang disebutkan diatas walaupun kemungkinannya sangat kecil.

 

Kapan sebaiknya kita pergi ke rumah sakit atau dokter? Apakah segera begitu terasa sakit? Ataukah menunggu hingga kita tidak tahan lagi? Ada beberapa keadaan yang menjadi petunjuk bahwa kita harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau dokter, yaitu :

  • Nyeri berlangsung lebih dari 6 jam atau bertambah hebat.
  • Nyeri yang menyebabkan anda berhenti makan
  • Nyeri yang disertai muntah
  • Nyeri bertambah pada saat anda bergerak atau berjalan
  • Nyeri awalnya diseluruh bagian atau berputar – putar tapi kemudian menetap disatu tempat terutama didaerah kanan bawah.
  • Nyeri perut pada saat hamil atau disertai pendarahan dari jalan lahir.
  • Nyeri disertai panas badan.
  • Nyeri disertai tidak bisa kencing atau buang air besar.

 

Selain penyakit – penyakit yang telah disampaikan diatas nyeri perut yang ringan dapat juga disebabkan oleh pola makan dan hidup yang kurang baik. Untuk itu ada beberapa tip yang baik agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya nyeri perut karena kesalahan pola makan tersebut diantaranya :

  • Biasakan makan sedikit tetapi sering.
  • Makan dengan gizi seimbang dan tinggi serat
  • Kurangi makanan yang memproduksi gas
  • Minum banyak
  • Olahraga secara teratur
  • Jarak antara makan malam dengan tidur minimal 2 jam.

 

Humas dan Marketing 2017

Leave a reply